8 Tahun Dalam Hutan Tarsan Pulau Pisau
8 Tahun Dalam Hutan, Beginilah Nasib Tarzan Pulang Pisau
PULANG PISAU,KK – Kasihan, sungguh malang nasib seorang pemuda bernama Nur alias Tarzan. Ia tinggal sendirian di tengah hutan Desa Bahaur, Batu Raya, Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.
Tarzan sebenarnya mempunyai orangtua. Ayahnya bernama Bella dan ibunya adalah Sumiati.
Entah apa alasannya sejak delapan tahun terakhir Tarzan tinggal di hutan sendirian. Salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan sangat kaget mendapati Tarzan hidup diasingkan.
“Saya kasihan, dulu waktu pertama melihat anak itu terlihat sehat dan segar, namun akhir-akhir ini saya sungguh kasihan, padahal warga setempat tau keberadaan anak tersebut namun entah kenapa malah enggan untuk memberitahukan,” katanya kepada awak media.
Parahnya lagi, setelah diasingkan di tengah hutan hampir delapan tahun, Tarzan tidak dibekali alat masak, bahkan untuk makan hanya diberi satu kali dalam sehari.
Untuk menyambung hidup, Tarzan hanya memakan dedaunan yang ada di sekitar tempatnya berteduh. Sampai berita ini dinaikkan pihak dinas terkait masih belum bisa dikonfirmasi.
sungguh malang nasibnya kenapa dia mau mengasingkan diri dan tak mau bergaul dengan masyarakat, alasannya Mungkin dia sendiri yang lebih tau, semoga dia di sehatkan selalu.

Belum ada tanggapan untuk "8 Tahun Dalam Hutan Tarsan Pulau Pisau"
Post a Comment