Bentrokan antara militer myanmar dengan Muslim Rohingya terus terjadi baru baru ini antara 10 - 21 november dilangsir dri stelit pengamat Hak Azasi Manusia (HRW) lebih dari 1.500 rumah penduduk muslim Rohingya di bumi hangus kan rata dengan tanah oleh militer myanmar.
sementara itu menurut perserikatan Bangsa Bangsa ( PBB ) ada 30ribu warga Rohingya mengungsi akibat serangan militer myanmar yang tak berperikemanusian, dan ratusan penduduk telah tewas akibat serangan membabi buta agresi milter myanmar.
saksi aktivis kemanusian setempat melaporkan bahwa militer myanmar bukan saja membunuh membakar rumah dan menjarah harta mereka akan tetapi juga mempekosa wanita muslim dan anak2 warga rohingya, tetapi sayang pemerintah myanmar menutup nutupi berita tersebut dan melarang para aktivis dan pengamat internasional untuk menyelidiki.
selain itu pemerintah myanmar Aung san suu kyi membantah berita tersebut dengan mengatakan ini adalah berita menyesatkan dan ini adalah perbuatan teroris.
"Alih alih menanggapi tuduhan tersebut , pemerintah seharusnya melihat fakta" kata direktur HRW, Brad Adam.
Ratusan warga Rohingya yang telah teraniya di negaranya mencoba lari dan mengungsi keberbagai negera tetangganya namun warga tersebut ditolak , pasukan keamaanan telah berjaga jaga sepanjang perbatasan negara untuk menghentikan para pengungsi tersebut.
menurut media pemerintah para militer telah menewaskan hampir 70 dan menangkap 500 para warga Rohingya sejak masa pengepungan enam pekan lalu. Namun kata Aktivis jumlah tersebut jauh lebih besar dari yang di baeritakan.
Para Jurnalis dan wartawan yang mau meliput berita dan menggali serta memperivikasi fakta dilapangan kerap kali dihalangi dan dilarang oleh aparat pemerintah myanmar Namun bebagai bukti penindasan dan penganiyaan dan perusakan di rohinya terus bertebaran di media sosial.



Belum ada tanggapan untuk "Militer Myanmar Yang Tak Berperikemanusian Terhadap Muslim Rohingya"
Post a Comment