Goyangan” Bencong Bikin Gelap Mata



Tampaknya kelakuan anak di bawah umur saat ini semakin tidak terkontrol. Bukan hanya ngelem dan pesta minuman keras, namun sebagian anak juga sudah mengarah ke tindak kriminalitas yang lebih memprihatinkan. Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang berhasil diungkap Polsek Balikpapan Barat baru-baru ini membuat kita keheranan.

Anak berhadapan hukum (ABH) berinisial IP gelap mata. Dia mencuri pada Kamis (26/1) dini hari. Saat itu korban Ponco Wibowo (32), warga Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Baru Tengah, Balikpapan Barat, Rabu (25/1), sekira pukul 20.00 Wita, memarkirkan sepeda motor jenis matik warna merah bernomor polisi KT 3787 YT di garasi rumahnya. Saat itu kunci motor dicabut serta dikunci stang.

Setelah paginya, saya lihat kokmotor saya sudah tidak ada. Saya cari kuncinya juga tidak ada,” ujar Ponco saat melapor ke petugas Polsek Balikpapan Barat.
Setelah mendapat laporan, kemudian petugas Polsek Balikpapan Barat melakukan penelusuran. Hingga akhirnya anggota mendapati motor tersebut digunakan oleh seseorang di kawasan Gunung Bugis, Balikpapan Barat, Senin (30/1), sekira pukul 15.00 Wita. “Melihat itu, anggota saya menghentikan dan menanyakan surat-suratnya. Karena tidak bisa menunjukkan, kemudian dibawa anggota ke polsek untuk diinterogasi,” terang Kapolsek Balikpapan Barat Kompol I Putu Yasa SH kepada Balikpapan Pos, kemarin.

Setelah dilakukan interogasi, ternyata kedua orang yang menggunakan sepeda motor hasil curian tersebut merupakan waria, yang setiap malam mangkal di kawasan Markoni. Kedua waria tersebut bernama M Andri alias Clara (20) dan Riki alias Vivi (23), warga Markoni Atas, Gang Parkit, Kelurahan Damai, Balikpapan Kota. Dari pengakuannya, motor tersebut didapat dari seseorang anak remaja yang tidak bisa membayar setelah “main” dengan Clara.
Transaksi haram tersebut terjadi pada Jumat (27/1), sekira pukul 03.00 Wita. Saat itu ABH berinisial IP mendatangi Clara dan Vivi yang sedang mangkal di kawasan Markoni, Balikpapan Kota, sambil menunggu pria yang akan memakai jasanya. IP lebih tertarik dengan Clara dan negosiasi harga di tempat itu.

“Perjanjiannya dia mau bayar Rp 300 ribu, dia minta kulum aja,” aku Clara yang diamini Vivi di hadapan petugas.
Namun nyatanya, setelah selesai memakai jasa Clara, IP mengatakan tidak bisa membayar karena tidak memiliki uang. Clara yang telah menuntaskan “tugasnya” memaksa untuk IP membayarnya. Hingga akhirnya, IP menyerahkan motor hasil curiannya kepada Clara.
Petugas kepolisian yang mendapatkan nama IP melakukan penelusuran dan pencarian. Petugas akhirnya berhasil mengamankan ABH tersebut. Setelah dipertemukan, diketahui IP masih berhubungan keluarga dengan korban.

Dari pengakuan IP, dirinya mengambil motor pamannya untuk menggombali waria yang biasa mangkal di pinggir jalan. “Saya ambil motor itu, buat iseng-iseng saja, gombalin waria. Karena saya tidak punya uang, motornya saya kasihkan,” kata IP saat dimintai keterangan oleh petugas.
Saat ini, IP beserta Clara masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Balikpapan Barat. “Masih dalam pemeriksaan, kami akan kembangkan terkait kasus curanmor ini,” tandas Putu. (pri/war/k1)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Goyangan” Bencong Bikin Gelap Mata"

Post a Comment